Nissin Mikuya Ramen Jya-Jya (Saus Pedas Kedelai Hitam)

Mikuya Ramen Jya-Jya (Saus Pedas Kedelai Hitam)
Wasapmaifren,
Kita bertemu lagi di Mangkoek Ajam blog. Bisa dibilang ini melanjutkan yang kemarin ya fren, soalnya masih satu produk cuma beda rasa. Kali ini gue bakal ngasih tau ke kalian komentar gue soal mie instan yang satu ini. Mikuya Ramen Jya-Jya alias rasa "Saus Pedas Kedelai Hitam".

Sebelum ngomongin soal rasa, mari kita unboxing dulu fren. Didalam kemasannya ada mie dan sayuran kering, serta minyak bumbu. Sama seperti varian yang satunya, mie kering yang terbilang lurus gak keriting dibentuk bulat, cukup tebal, lebarnya pun sama seperti lebar kemasannya. Sayuran keringnya berupa daun bawang dan protein nabati tertekstur yang mungkin berperan sebagai daging kali ya.

Isi dari kemasan

Penampakan bumbu-bumbunya
Sebagai perisanya cuma dua macam fren, bumbu dan minyak bumbu. Bumbunya berwarna coklat dan gue melihat ada tambahan cabe kering dan biji wijen (asli). Sedangkan minyak bumbunya berupa campuran dari minyak bawang, minyak wijen, dan minyak cabe sebagai pemberi rasa pedas.

Mikuya Ramen Jya-Jya ini mie goreng fren. Cara masaknya sama seperti masak mie goreng instan pada umumnya. Rebus mie dan sayuran kering, tiriskan lalu aduk rata bersama bumbu-bumbunya di atas piring.

Setelah matang, tercium aroma yang cukup kalem, gak mencolok. Bentuk mienya agak pipih dan warnanya coklat gelap. Warna kecap. Lebih gelap dari mie goreng kebanyakan. Karena ini mie goreng yang artinya tanpa kuah, jadi gue langsung icip mienya. Tidak mengagetkan, seperti produk-produk Nissin yang lain, mienya lembut dan kenyal, gak lembek. Masih extraordinary dan mampu memanjakan lidah.

Penampakan setelah matang
Rasa bumbunya gurih khas rempah-rempah dan gak terlalu nusuk, terasa alami. Dan ternyata terasa banget kecap. Ternyata "Saus Kedelai Hitam" disini itu kecap fren. Rasa kecap ini muncul dari bumbunya, bukan tambahan kecap manis sungguhan. Selain itu terdapat rasa alami cabe rawit yang timbul-timbul, kayaknya muncul dari cabe kering dibumbunya. Kemudian sekali lagi, rasa pedasnya cukup mengecewakan. Walaupun terbilang lebih pedas dari varian yang satunya, Tori Kara, varian Jya-Jya ini masih belum menunjukkan rasa pedas yang seperti selera orang Indonesia. Tapi rasa pedasnya ini balance dengan rasa gurih bumbunya, bukan seperti produk Nissin Gekikara yang menampilkan rasa pedas sebagai rasa yang dominan. Rasa pedas yang ditampilkan varian Jya-Jya ini lebih ke rasa pedas dari paprika dan rasa panas dari lada. Sebenarnya enak karena seimbang, tapi entah kenapa masih gimana gitu karena mie ini tetap mengusung kata "Pedas" di namanya. Jadi kalo mau pedas yang nampol, masih prefer Nissin Gekikara.

Selain mienya yang greasy, ada yang menarik. Mie ini ditaburi wijen jadi jangan percaya. Dan biji wijennya mempengaruhi rasa lho. Mungkin karena jumlahnya yang banyak. Ketika digigit, keluarlah rasa gurih khas dari biji wijen yang kemudian melengkapi cita rasa dari mie.

Lembut, kenyal, dan greasy.
Di sayuran kering tadi ada protein nabati tertekstur. Setelah gue rasain, protein nabati tertekstur ini jauh dri tekstur daging fren, terlalu lembek. Beda banget sama varian Tori Kara yang malah sangat kenyal dan chewy. Atau mungkin emang ini bukan berperan sebagai daging? entahlah.

Mikuya Ramen Jya-Jya ini enak kok fren. Rasa pedas-manis-gurih yang seimbang dengan mie ala Nissin yang masih extraordinary. Kenyang? ya, porsinya yang lumayan banyak bisa bikin gue kenyang. Untuk nilai bisa kali ya gue kasih 8/10 awoakwoawaowk. 

Buat yang mau cobain sendiri, Mikuya Jya-Jya ini sudah tersedia di minimarket-minimarket dekat rumah. dengan harga berkisar Rp. 7.000 sampai Rp. 8.500 per kemasannya. Mau tambah pedes? mungkin bisa ditambah bubuk/abon cabe, atau saos sambel, sesuai selera deh.

Demikian tim Mangkuk Ayam melaporkan. See you fren.

Dito

Tidak ada komentar:

Posting Komentar